Sbobet365 – Daftar SBOBET88 Slot Bola Asia By Sbowin

PremiumBola Situs Judi Resmi Sbobet365 atau Pendaftaran Sbobet88 Sbobet Slot Online serta Sbowin Bola Asia Indonesia Terpercaya Terbaik Terbesar Dan Terlengkap

Film Indonesia Untuk Ditonton Di Netflix Selama Pandemi

Film Indonesia Untuk Ditonton Di Netflix Selama Pandemi – Netflix sudah meningkatkan konten internasionalnya semenjak tersedia di banyak negara di luar Amerika Serikat.

Pada saat ini, Anda dapat menemukan rangkaian film dan serial yang lebih beragam, selain Stranger Things biasa dan The End of the F***king World untuk menonton pesta untuk memperluas cakrawala budaya pop internasional Anda.

Walaupun opsi yang tersedia di Netflix bisa sangat luar biasa, kebanyakan dari kita yang saat ini melakukan karantina sendiri di rumah punya waktu untuk mencoba film atau serial baru.

Berikut ini telah dipilih sendiri beberapa film Indonesia di Netflix dengan tema mulai dari cinta hingga horor untuk menghibur Anda selama masa-masa sulit ini.

1. Ada Apa dengan Cinta? (What’s Up with Love?)

Film Indonesia Untuk Ditonton Di Netflix Selama Pandemi

Cinta anak anjing, persahabatan, dan kompleksnya kehidupan remaja menyamai Ada Apa dengan Cinta?. Dirilis pada 2002, film yang dibintangi Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra ini masih membekas dalam ingatan kolektif banyak orang Indonesia yang beranjak dewasa di awal 2000-an. Tidak hanya menjadi salah satu film Indonesia yang paling populer, tetapi juga memiliki soundtrack yang mengesankan.

Film ini berpusat pada Cinta (Dian Sastrowardoyo), yang membuat judul asli bahasa Indonesia menjadi permainan kata yang bagus (cinta berarti “cinta”), dan romansa rumitnya dengan Rangga (Nicholas Saputra). Ini juga meneliti persahabatan, dan bahkan menyentuh kesehatan mental di kalangan remaja yang tinggal di rumah tangga yang beracun.

2. Love for Sale

Aplikasi kencan adalah lambang cinta di era digital ini, dan perangkat plot yang sempurna untuk Love for Sale. Film 2018 ini adalah tentang seorang pria paruh baya bernama Richard Achmad (Gading Marten) yang sudah lajang begitu lama sehingga teman-temannya menantangnya untuk menemukan dirinya sebagai plus-one untuk menghadiri pernikahan. Dia mematuhi dan mendaftar ke aplikasi kencan, yang mencocokkannya dengan Arini Kusuma (Della Dartyan).

Semuanya berjalan lancar dan Richard yakin bahwa Arini adalah “satu-satunya” baginya, yaitu, sampai dia tiba-tiba pergi.

Diceritakan dengan cara yang membumi yang membuat orang bersimpati dengan karakternya, film ini menunjukkan kepada kita bagaimana cinta tidak semudah yang dibayangkan banyak rom-com.

3. Posesif

Cinta pertama membuatmu memikirkan kupu-kupu di perutmu. Drama tahun 2017, Posesif, mungkin membuat Anda berpikir bahwa ini adalah kisah cinta remaja klise antara atlet SMA Lala Anindhita (Putri Marino) dan Yudhis Ibrahim (Adipati Dolken). Namun seiring berjalannya film, terlihat jelas bahwa Yudhis yang awalnya terlihat membuat Lala bahagia, ternyata kejam dan berbahaya.

Film ini tidak takut untuk menunjukkan bahwa cinta muda tidak selalu polos. Wanita muda bisa sangat terluka oleh pria yang sama yang mengaku memiliki kepentingan terbaik mereka di hati. Posesif bukanlah film yang mudah untuk ditonton, tetapi temanya penting dan dapat memicu diskusi yang sangat dibutuhkan tentang kekerasan emosional dan fisik.

4. Aruna dan Lidahnya (Aruna and Her Palate)

Film Indonesia Untuk Ditonton Di Netflix Selama Pandemi

Pastikan Anda belum makan apa pun sebelum menonton Aruna dan Lidahnya karena Anda akan mengidam banyak makanan setelah selesai menonton film. Dibintangi oleh duo yang sama dari Ada Apa Dengan Cinta? bersama Hannah Al Rashid dan Oka Antara, film 2018 ini pada dasarnya adalah kisah cinta pecinta kuliner.

Bercerita tentang tokoh tituler, Aruna (Dian Sastrowardoyo), yang ditugaskan untuk menyelidiki wabah flu burung di beberapa wilayah di Indonesia. Selama perjalanan bisnis, dia mencoba hidangan lokal dengan teman-teman pecinta kulinernya yang ikut, tetapi dia tidak bisa menikmati hidangan apa pun.

5. Cek Toko Sebelah (Check the Store Next Door)

Persaingan saudara adalah bahan bakar yang sempurna untuk drama keluarga dalam film dan bahkan mungkin kehidupan nyata. Cek Toko Sebelah adalah film drama komedi 2016 yang berpusat pada seorang pemuda dengan masa depan cerah bernama Erwin (Ernest Prakasa). Tepat setelah ia menerima tawaran untuk pindah ke Singapura, ayahnya (Chew Kin Wah) jatuh sakit dan memintanya untuk menjalankan toko sederhana milik keluarga mereka. Kakak laki-lakinya, Yohan (Dion Wikoyo) membenci kenyataan bahwa dia diabaikan untuk tanggung jawab.

Mengharukan sekaligus kocak, Cek Toko Sebelah juga menyikapi interaksi antaretnis dengan cara yang tidak terkesan dipaksakan sama sekali.

6. Filosofi Kopi

Film ini cocok untuk Anda yang serius dengan kopi. Filosofi Kopi adalah film tahun 2015 berdasarkan cerita pendek Dewi Lestari dengan judul yang sama yang diterbitkan 9 tahun sebelumnya. Berkisah tentang dua sahabat, Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto), yang harus mempertimbangkan kemungkinan menutup tokonya karena terlilit hutang. Ketika seorang pengusaha menjanjikan mereka sejumlah besar uang dengan imbalan secangkir kopi yang tak terlupakan, Ben, seorang barista yang bersemangat, menerima tantangan itu dengan harapan menyelamatkan toko.

Tema utama film ini adalah semangat muda dan ketekunan, dan mungkin yang terbaik adalah menontonnya sambil menyeruput kopi hangat.

Yolanda Allen

Back to top